![]() |
| Israel Marah Swedia Usik Pembunuhan Warga Palestina |
Yarusalem – Pemerintah Negara Israel marah terhadap Swedia
yang menyerukan agar peristiwa yang terjadi pada warga Palestina yang meninggal
dunia akibat pembunuhan liar oleh pasukan Israel di luar hokum. Karena seruan
tersebut, Kedutaan Besar Swedia untuk Israel yakni, Carl Magnus Nesser,
dipanggil oleh Kementerian Luar Negeri Israel.
Seruan yang membuat pihak Israel marah itu disampaikan oleh
Menlu Swedia, Margot Wallstrom pada hari Selasa lalu. Israel mengobarkan api
kebencian terbaru yang sebelumnya dilakukan oleh Skandinavia yang telah
mengakui Negara Palestina pada 2014 lalu.
Kemenlu Israel di Yarusalem menegaskan di sebuah pernyataan,
bahwa Duta Besar Carl Magnus Nesser, ditegur.”Atas pertanyaan (Wallstrom) yang
membuktikan bahwa sikap biasnya dan bahkan memusuhi Israel,” bunyi pernyataan
Kementerian seperti dikutip Reuters, Kamis (14/1/2016)
Selain dari Swedia, aktivis HAM juga menuduh bahwa Israel
sudah menggunakan kekuatan yang cukup berlebihan untuk meredam gelombang
serangan warga Palestina.
Dikutip sejak tanggal 1 Oktober 2015 lalu, pasukan dan warga
sipil bersenjata di Israel sudah menewaskan sedikitnya 143 warga Palestina. Dari
jumlah itu, 91 warga di antaranya dituduh sebagai penyerang. Dan sebagian
lainnya tewas dalam bentrokan yang terjadi dengan pasukan keamanan Israel.
Pada Oktober 2014, Israel menarik Dubesnya untuk Negara
Swedia di Stockholm di akibatkan karena pihak Israel jengkel. Karena Swedia
yang secara resmi mengakui kemerdekaan Palestina.
”Ini
memang mencerminkan gangguan pada keputusan tidak membantu ini, yang tidak
memberikan kontribusi kepada perundingan (damai) kembali,” ujar juru bicara
Kemenlu Israel, Emmanuel Nachshon kala itu.
Batas waktu penarikan Dubes Israel untuk Swedia tersebut
tidaklah ditentukan, bahkan Menlu Israel yaitu Avigdor Lieberman, mengatakan
dalam sebuah pernyataan bahwa keputusan yang diambil oleh Swedia itu
menyedihkan.”Dan
memperkuat unsur-unsur ekstremis Palestina,” ujarnya kala itu.

cepet insap deh buat israel
ReplyDeleteKebenaran harus ditegakan!
ReplyDeletenice buat swedia semoga menjadi contoh buat yg lain