![]() |
| Jajaran dan Direksi Freeport Bisa Jadi Dari Indonesia Semua |
Jakarta – Jajaran direksi di PTFI atau PT Freeport Indonesia
bias berasal dari warga Indonesia semua jika pemerintah Indonesia memiliki
saham golden share atau dwiwarna. Laangkah tersebut memiliki kewenangan untuk
menentukan jajaran direksi dan komisaris.
Tito Sulistio yakni selaku Dirut PT Bursa Efek Indonesia
(BEI) mengumumkan, pemerintah bias saja mencontoh Telkom yang sekitar 40&
sahamnya dimiliki oleh asing namun jajaran direksinya semua dari Indonesia.
"Itu
bisa seperti Telkom. Pemerintah bisa punya saham golden share di Freeport, dari 21 perusahaan BUMN yang go public, 17 di antaranya pemerintah punya saham golden share," terangnya di Jakarta, Sabtu (16/1/2016).
Sebelum
memiliki saham golden share, terang Tito, pemerintah terlebih dahulu dapat
menyerap saham 10,64% Freeport Indonesia melalui perusahaan yang dimiliki BUMN,
seperti Taspen,Asabri, dan BPJS. "Pemerintah bisa lewat Taspen, Asabri,
BPJS. Biar kepemilikan merata untuk masyarakat," tambahnya.
Terkait
nominal penawaran yang diajukan Freeport Indonesia untuk Negara sebesar USD 1,7
miliar, menurutnya masih relatif, karena porsi tambang terbesar dari perusahaan
asal AS ini ada di Grasberg, Papua.
"Saya
bingung saja kadang-kadang. Angka Freeport saja saya tidak tahu. Sebulan yang
lalu Pak Rizal Ramli dan media bilang itu besar sekali. Giliran ditawarkan, itu
dibilang mahal sekali. Jadi yang mana?" sambungnya.
Berikut
jajaran dewan komisaris dan direksi PT Freeport Indonesia:
Komisaris:
Direksi:
- Presiden Komisaris James R. Moffett
- Komisaris Andi Mattalatta
- Komisaris Dean T. Falgoust
- Komisaris Gabrielle K. McDonald
- Komisaris Hoediatmo Hoed
- Komisaris J. Taylor Wharton
- Komisaris John G. Amato
- Komisaris Kathleen L. Quirk
- Komisaris Lynne M. Cooney
- Komisaris Marzuki Darusman
- Komisaris Robert D. Atkinson
- Komisaris Thom Beanal
- Komisaris Titus O. Potereyauw
- Komisaris W. Russell King
Direksi:
- Presiden Direktur Maroef Sjamsoeddin
- Direktur Brian D. Clark
- Direktur Brian L. Esser
- Direktur Clementino Lamury
- Direktur Richard C. Adkerson
- Direktur Richard N. Mohr
- Direktur Robert C. Schroeder
- Direktur Sonny Prasetyo

No comments: