ISIS Pusing Kas Berisi Jutaan Dollar Di Bom - Re4neo

728x90 AdSpace

Trending

ISIS Pusing Kas Berisi Jutaan Dollar Di Bom

ISIS Pusing Kas Berisi Jutaan Dollar Di Bom
Washington – Pentagon mengumumkan bahwa koalisi yang dipimpin oleh AS menjatuhkan bom yang telah mengenai tempat kas keuangan kelompok militant ISIS di Mosul, Irak.
Akibat pengeboman tersebut, uang tunai yang berjumlah jutaan dollar sebagai dana menggaji para militant ISIS telah hancur.

Sebagian besar situs kas itu digunakan oleh (ISIS) untuk mendistribusikan uang gunamendanai kegiatan teroris,” kata jubir militer AS, Letnan Ben Tisdale, dalam sebuah keterangan, Selasa (12/1/2016).

Kami memperkirakan jutaan dolar (yang dihasilkan) dari semua barang-barang terlarang mereka; minyak, penjarahan dan pemerasan,” terang Tisdale.
Seorang pejabat Pentagon yang saat itu berbicara dalam kondisi anonym, memaparkan bahwa koalisi yang dipimpin oleh AS menggunakan dua bom seberat 900Kg untuk menghancurkan fasilitas keuangan yang dimiliki oleh ISIS.

Pengeboman tersebut terjadi pada Senin pagi dengan target utama kas0-kas ISIS yang berisi uang tunai.
Menurut laporan dari CNN, dalam serangan tersebut setidaknya lima sampai tujuh warga sipil diperkirakan tewas akibat insiden tersebut.

Media AS itu melansir data puluhan warga sipil yang tewas selama operasi militer koalisi AS.
Namun, koalisi memilih operasi yang dilakukannya adalah pada saat fajar, dengan alasan agar meminimalisirkan korban dari warga sipil.

Selain menjual minyak yang didapat dari curian, barang antic dan uang tebusan dari keluarga pengusaha yang disandera, Kelompok ISIS dilaporkan menghasilkan banyak uang dari “zakat”. Uang “zakat” di tarik dari warga muslim dan militan yang berperang. Justru pendapatan dari hasil yang dikatakan “zakat” oleh ISIS tersebut tak kalah besarnya dengan pendapatan dari hasil penjualan minyak curian.
ISIS Pusing Kas Berisi Jutaan Dollar Di Bom Reviewed by Unknown on 8:43 PM Rating: 5 ISIS Pusing Kas Berisi Jutaan Dollar Di Bom Washington – Pentagon mengumumkan bahwa koalisi yang dipimpin oleh AS menjatuhkan bom ya...

No comments: