Danny Danon (www.Re4neo.com)
NEW YORK – Ancaman yang disampaikan oleh pihak Iran untuk
Israel nampaknya sukses membuat pemerintah Israel ketakutan. Ini terlihat dari
aksi Duta Besar Israel yang membuat sebuah surat untuk PBB Danny Danon kepada Dewan
Keamanan PBB.
Dalam suratnya, Danon secara tersirat meminta bantuan kepada
DK PBB, agar biasa melindungi mereka dari ancaman yang di lontarkan oleh Iran.
Danon meminta DK PBB agar memberi respon atas ancaman yang dilontarkan oleh
dari pihak Iran untuk Israel.
"DK
PBB seharusnya tidak berdiam diri ketika salah satu negara anggota PBB
menyerukan pemusnahan negara anggota lain, dan terus mengabaikan kewajiban
mereka kepada masyarakat internasional dengan mengembangkan kemampuan yang
agresif," tulis Danon dalam isi suratnya, seperti yang dilansir Times of
Israel pada Sabtu (12/3/16).
Pernyataan
ancaman Iran itu salah satunya muncul dari rudal yang ditulisi kalimat yang
berbahasa Ibrani yang berbunyi, “Israel harus dilenyapkan”. Selain itu juga,
para pejabat Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran sudah secara
terang-terangan mengatakan bahwa rudal-rudal tersebut (milik Iran) memanglah
dirancang untuk membidik Israel.
"Alasan
kami merancang rudal yang mampu mencapai jarak 2.000 Km adalah untuk dapat
memukul musuh kami, yakni rezim Zionis dari jarak yang aman," jelas
Komandan IRGC, Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh beberapa waktu lalu.
Iran, memang dalam beberapa waktu terakhir memang sedang
getol melakukan uji coba rudal, baik jarak menengah maupun jarak jauh. Terakhir,
Iran melakukan uji coba pada hari Rabu lalu tepatnya tanggal 9 Maret 2016,
dimana mereka menembakan uji tembak dua rudal balistikm yakni rudal Qadr-H dan
Qadr-F.
(M.R)

betul banget tuh gan,israel itu harus dilenyapkan!!!!
ReplyDeletemungkin ketika isa al masih datang semuanya akan berakhir gan
ReplyDeletePermasalahn ini bukannya makin mereda malah tambah rumit, saya kurg mengerti dengan jalan fikir org yg berperang di timur tengah sana
ReplyDelete