Gambar Omar Al-Shishani (tengah) yang bersama dengan Militan ISIS (belakang). (www.Re4neo.com)
Damaskus – Omar Al-Shishani yakni selaku Pentolan atau
Komandan senior ISIS asal Chechnya, diklaim telah tewas dalam serangan udara oleh
Amerika Serikat (AS). Bahkan sebelumnya AS telah menawarkan saimbara dengan
hadiah USD 5 juta atau sekitar Rp 66 miliar bagi siapapun yang bias membunuh
sang pentolan tersebut.
Kabar tewasnya Al-Shishani datang dari milisi Kurdi Suriah
atau YPG. Namun, sejauh ini kelompol militan Negara Islam Irak dan Suriah
(ISIS) belum mengkonfirmasikan kabar kematian komandan seniornya itu.
Sang komandan ISIS itu sering disebut sebagai menteri de
facto perang ISIS. Al-Shishani,30, merupakan seorang penasihat militer senior
pemimpin ISIS, Abu Bakar Al-Baghdadi.
Menurut pengakuan milisi Kurdi, seperti yang dikutip dari IB
Times, rabu (9/3/16) dia tewas dalam serangan udara di dekat Kota Al-Shadadi,
Suriah, bersama 12 militan ISIS lainnya.
Serangan tersebut dilaporkan terjadi pada tanggal 4 Maret
2016. AS sendiri belum mengkonfirmasi kematian sang pentolan tersebut, namun
mengakui bahwa komandan senior ISIS itu memanglah menjadi salah satu target
utama AS.
AL-Shishani lahir di Georgia, dia dikenal dengan cirikhas
janggut pirang yang panjang.
Tawaran hadiah USD5 juta untuk kepalannya itu pernah
disampaikan oleh Departemen Luar Negeri AS.
Al-Shishani juga dikenal dengan nama “Omar Chechnya” yang
mengawasi penjara di Raqqa, Suriah, yang di dalamnya terdapat beberapa sandera
asal Negara-negara Barat.
(M.R)

Harga yang fantastis untuk ukuran suatu kepala....
ReplyDeleteakhirnya mati juga tuh pentolan huehue
ReplyDeletedi akhirat gak bakal tenang dia kwkwk
wiiiih woow banget gan!!
ReplyDeleteBeneran ini beritanya gan
ReplyDeletekepala harganya 66m keren dah..
ReplyDeletemantap kale tuh kepala :v
ReplyDelete