Imingi USD 1.000 ISIS Rekrut Rakyat Miskin Afrika
SIRTE – Kelompok Radikal ISIS merekrut anggota baru dari Negara-negara
paling miskin di Afrika untuk dijadikan anggotanya. ISIS atau Daesh menawarkan
uang sebesar USD 1.000 atau sekitar Rp 13jt untuk menggoda orang-orang miskin
di Chad, Mali dan Sudan.
Hal
itu diterangkan oleh intelijen Libya. ISIS saat ini menduduki Kota Sirte, yang
menjadi “rumah” bekas diktator Muammar Gaddafi.
Kolonel Ismail Syukri, Kepala Intelijen
Militer Libya di Misrata, menerangkan bahwa sekitar 70 persen dari
tentara ISIS di Sirte
terdiri dari militan luar perbatasan Libya.”Mayoritas--saya tidak
bisa mengatakan dengan tepat berapa banyak--adalah wargaTunisia,
sedangkan sisanya sebagian besar terdiri dari Sudan, Mesir dan kemudian
orang-orang dari negara-negara Sub-Sahara yang membentang dari Chad dan
Nigeria, bersama dengan beberapa warga dari
Aljazair dan Teluk,” katanya, seperti dilansir dari IB Times, Selasa (2/2/2016).
“Sayangnya, kita memiliki perbatasan besar yang terbuka dan daerah panjang terbuka, dan melalui rute untuk
imigrasi ilegal, kita sekarang memiliki semua ideologi yangdatang melalui itu. Itulah salah satu alasan mengapa ISIS telah datang ke Libya,”
sambungnya.
Jamal Zubia, Kepala Direktorat Media Asing di
Kongres Nasional Umum Libya, menambahkan;"Kami mendengar bahwa Voyage (ISIS) menawarkan
orang-orang hingga USD1.000 untuk datang dan berjuang untuk mereka. Itulah banyaknya uang(yang
ditawarkan) di banyak wilayah bagian Afrika.”
Uang
sebanyak itu setara dengan gaji setahun warga di negara-negara miskin di
Afrika. Kolonel Munsif Al-Walda, seorang perwira polisi senior di dekat Kota
Misrata, mencemaskan kedatangan para migran ilegal ke Libya. ”Imigrasi ilegal adalah ancaman karena membawa dan mendorong militan
asing untuk datang dan berperang
bersama ISIS,” ujarnya kepada Telegraph.
”Sebagian besar imigran ingin pergi ke Eropa, tetapi beberapa
ingin bergabung dengan ISIS. Sayangnya,
di sini, di Libya kita benar di tengah-tengah jalur
tikus migrasi,” terangnya.
AS dan Inggris sudah menawarkan Tripoli paket bantuan,
termasuk pengiriman untuk 1.000 tentara Inggris dan 5.000 tentara Italia yang
akan melatih tentara Libya untuk mengatasi bahaya ancaman ISIS.

isis tidak bisa masuk dan melawan Indonesia.
ReplyDeletewah
ReplyDeletebahaya nih gan
iming-iming doang gan kalo ga ditepati rugi sendiri
ReplyDeleteAti2 gan ntr web ente diblok lowh ksh tau info tentang isis, hahaha
ReplyDeleteISIS kok gk mengenal yang namanya Dosa yah.
ReplyDeleteisis bukan islam
ReplyDeleteisis mah r jelas....
ReplyDeleteislma not isis.....isis not islam/
by dedi mekanikmitsubishi
wau isis lagi ni para pencemar nama baik muslim di mata dunia -_-
ReplyDelete