Ilustrasi
RIYADH – Disaat Riyadh mulai mengerahkan seluruh pesawat jet
tempur ke daerah Turki untuk menjalankan operasi militer anti-ISIS di Suriah,
justru militer dari 20 negara melakukan maneuver besar-besaran di Arab Saudi.
Kantor berita Pemerintah Saudi, yakni SPA, melaporkan bahwa
tindakan maneuver militer 20 negara tersebut merupakan yang terbesar dan yang
terpenting yang pernah dipentaskan di kawasan Timur Tengah.
Manuver atau latihan militer itu yang diberi nama “Thunder
of the North”.
“Thunder of the North, latihan yang melibatkan (pasukan)
darat, udara, dan
angkatan laut mengirimkan pesan yang jelas bahwa Riyadh dan sekutunya bersatu
dalam menghadapi semua tantangan dan melestarikan perdamaian dan stabilitas di
kawasan,” dikutip dari tulisan SPA, tadi malam.
Ke-20 negara yang bergabung dalam maneuver besar-besaran di
Saudi tersebut merupakan anggota Koalisi Islam yang dipimpin oleh Saudi.
Pengumuman maneuver besar-besaran itu sendiri muncul dengan
cara bersamaan dengan pengarahan pesawat-pesawat jet tempur Saudi ke pangkalan
udara Turki untuk memerangi kelompok Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS di
daratan Suriah.
”Kerajaan
(Arab) Saudi sekarang memiliki kehadiran di pangkalan udara Incirlik
di Turki,” ujar juru
bicara militer Saudi, Brigadir Jenderal Ahmed Al-Assiri.
”Pesawat-pesawat tempur Saudi yang hadir dengan kru mereka
untuk mengintensifkan operasi udara bersama dengan misi yang diluncurkan dari pangkalan di Arab Saudi,” tambah Jenderal Assiri.
Saudi
sendiri merupakan bagian dari anggota koalisi internasional anti-ISIS yang
dipimpin oleh Amerika Serikat (AS).
Media
Pemerintah Saudi tersebut tidak menyebutkan berapa lama latihan militer ke-20
negara tersebut akan berlangsung. Beberapa Negara itu antara lain Chad, Mesir,
Yordania, Malaysia, Maroko, Pakistan, Senegal, Tunisia, dan beberapa Negara anggota
Koalisi Islam lainnya.

No comments: